ANAK POLAH BAPAK KEPRADAH



Kalo ada anak berbuat kesalahan baik mencuri maupun merampok, maka yang malu adalah bapaknya. Ini persis dengan filosof Jawa mengatakan:"Anak Polah Bapak Kepradah" . Artinya meskipun sang tua tidak berbuat, maka yang menanggung perbuatannya adalah bapaknya. Dari masalah di atas, bisa di bilang banyak permasalahan, mungkin orang tua salah mendidik.
Kalau ada seorang anak merengek-rengek kelaparan, minta uang sama bapaknya, kemudian sang bapak sengaja tidak ngasih uang. Lantas sang anak pergi untuk mendapatkan uang, satu satunya jalan yang paling mudah adalah mencuri , merampok dan mebegal di jalan.

Nah sekarang kita ibaratkan. Pemerintah ini sebagai bapak, sedangkan rakyat sebagai anak.
Dan yang lihat di sini adalah banyak pengangguran merajalela, anak miskin pada kelaparan, rakyat bingun mencari pekerjaan, sementara pemerintah sengaja membiarkannya. Tidak memberi kesejahteraan pada rakyatnya, Maka rakyat mencari jalan sendiri yaitu dengan mendatangi Dimas Kanjeng yang di kabarkan bisa menggandakan uang. Agar bisa kaya mendadak
Dengan kasus dia atas, saya bukan berarti membela Dimas, tapi kita berfikir ulang, siap yang salah sebenernya. Kata kh muzamil pas warung boto!
_______