KEJUJURAN ITU TERKADANG HARUS BERJALAN DI ATAS API


Memang bener juga kata guru terdahulu, yang sekarang muncul di depanku, Terkadang kejujuran itu di tentukan oleh orang tertentu,
Sedangkan kesalahan di tujukan kepada orang yang polos dan lugu, yang tak tahu-menahu urusan sesuatu. dan itu sudah menjadi kamus orang yang merasa dirinya bermutu,

Terkadang kejujuran dari omongan orang kecil, biasanya di anggap tak bermutu, dan permainan orang atas selalu di perhatikan, meskipun hobi berbohong, bahkan orang kecil selalu terpojokkan, dan selalu di cari cacatnya,
aku sendiri juga tak tahu, apakah ini masa era baru atau pergulatan semu?

Apakah klo aku bicara fakta kejujuran kehidupan sosial, mereka harus menghukum, menghujat dan memusuhiku? ....
Apakah klo aku membuka kebenaran dalam dunia kekeluargaan sosial, mereka harus mencemohku, menjauhiku dan mengutuk aku? ....

"BENER WAHE TETEP DI SALAHKE",
Opo maneh salah, tambah di unyeng-unyeng,
kata Orang sarjana, "kebenaran itu berada di posisi orang yang mempunyai posisi/jabatan tinggi, walupun berbuat curang/ ngapusi, Sedangkan kesalahan itu berada di posisi orang bawah, meskipun orang kecil itu berbuat bener,

Tapi menurut saya yang sehari-harianya orang biasa, ya enjaoy aja, kwkwkwkw
Klo aku jadi orang kecil/ orang bawah, kan aku masih bisa hidup.
Sedangkan dia klo jd orang bawah gak bisa hidup. hehehe, kan selama hidupnya mereka untuk mencari kekurangn atau kelemahan orang lain, klo salah gak mengakui salahnya, merasa dirinya paling unggul di antara orang di sekitarnya,
Mengapa demikian! karena dia mempunyai posisi yang menurutnya dia tinggi,
ya gitu lah namanya orang kaya, "klo ngasih uang di lempar, koyo wong bayar kuli bangunan, kwkwkwkw

************
Jogjakarta / 20 / Desember / 2014
(Raden-kang-Muhson Arrosyid......., sing asli ndeso dewe)