MERASA BANGGA MENJADI ORANG BAIK

“Perbuatan jelek yang melahirkan sikap hina merasa jelek di hadapan Allah itu lebih baik ketimbang ketaatan keapada Allah yang melahirkan sikap merasa mulia, sok alim, sok ustadz, sok bener, sering mengatakan musyrik, Bid'ah, gak ada dalilnya, dan sombong.”

Ohya! Barusan td pagi q mendengarkan kajian oleh ustassssss anyar, jam 09.00
Menurut "MUI' / Momen Ustad Indonesia / Menurut Ustadz Aktivis kampus, orang Peasntren di indonesia, kususnya NU, sering malakukan perbuatan dukun / Musyrik, bida'ah, jadi masuk neraka semua, menurut mereka.

Malah sekarang ono lembaga sing melatih menjadi ustadzz lebih bagus dengan sebutan Murobbi, hanya bermodal hafal hadist lima saja dah di sebut ustad, seakan-akan ustadz lagi di obral di sembarang orang. padahal baca qur'an aja belum fasih.

Pertanyaane saya, Kok sitik banget sing mlebu surga? muing wong aktivis tok. kwkwkwkwkwkwkw,
Sahabat2 ku yang budiman!

Perlu di garis bawahi, biasanya ustass yang sering mengatakan demikian
Tanda-tandanya adalah
1- Ustadz anyaran, atau ustadz tetele sarjana, ora tahu makan bangkau pesantren, yang selalu menyalahkan pemahaman prinsip orang.
2- Ustas panggilan, ngajinya pake leptop, yang sudah ada terjemahannya, atau ngajinya tidak make kitab.
3- Ustatass gak punya sanad Al-qur'an, dan gak punya sanad hadist, apa lagi punya sanad dari gurunya.
4- Mereka hanya belajar agama memakai terjemahan.
5- Tidak tahu Ilmu fiqih, usul fiqih, dan Qowa'idul fiqih, apa lagi ilmu nahwu shorof dan balaghoh, mereka gak mudeng blas.
6- Mereka selalu mengkritik pemahaman orang lain, dalam segi Furu'iyah fiqih mu'amalah. seperti sholawatan, tahlilan, maulid nabi.
7- Merka tidak tahu Ilmu tashowuf, dan faham ilmu filosof
8- Merka tidak tahu Ilmu sosial dan kebudayaan, baik sejarah kenabian, maupun sejarah tabi'in
9- Meraka merasa paling bener, paling baik, dan suka mengkritik pemahan orang lain yang beda pendapat dalam masalh Furu'iyah.
10- Mereka biasanya sering ngisi kajian di kampus-kampus.
11- Mereka sering menyebut tidak ada dalil syar'i dalam masalah mu'amalah

Tapi semua itu menurutku sudah lumayan lah, dari pada sama sekali tidak. gt, hehehehee
Toh mereka juga orang islam, dan gak boleh di hina, cuman mereka masih baru taman kanak-kanak yang baru tahu merasakan manisnya permen. jadi di maklumi ya!

kwkwkwkwwkwkwkwkwkwk
Jogjakarta . selasa / 27 / januari /2 015
kang Muhson Arrosyid, wong ndeso.