KAMPUNG HALAMAN RUMAHKU

Damainya halaman rumah, mengingatkan usia beliaku.
Silih berganti bermain gerobak saling mendorong sambil meloncat-loncat.
Bermain kelereng dan bola kasti
Pohon belimbing menjadi sahabat bercandaku
Buah cermai yang siap di petik setiap gragasku

Berlari-lari sambil memegang jagung bakar
Jatuh tersungkur, lutut berdarah sudah kebiasaan
Pohon jambu menjadi tempat memanjat mainan
Tikar terbuat dari daun kelapa menjadi saksi hiburan

Pekarangan yang di hiasi bunga-bunga
Di belakang langgar penuh canda tawa
Rerumputan hijau mengelilingi pojok rumah
Kenangan sang pengembala kini terlukis di wajah

Sayur bayem, sambel trasi sperti makan daging sapi
Terkadang senyum sendiri mengingatkan masa prasasti
Terbangun dari mimpi, bergurau dengan ilalang di atas rumput teki
Bernyanyi lagu sunyi di depan rumah, sambil menjemur hasil tanaman padi

Suara adzan menggema, memanggil untuk menghadap sang robbi
Ayam jago berkokok, menyaksikan anak sedang mengaji
Bulan purnama tersenyum melambaikan salam dari Ilahi
Cahaya kedamaian memancar di seluruh jagat bumi pertiwi

****************************
Jogjakarta / Minggu / 05 / April / 2015
Lek Son wong ndesoooo
*******************************
Maaaaaak! Aku Kengeeeeeeeeeen Rumaaaaaah