MUHASABAH UNTUK MEMBENTENGI DIRI


Bangga diri adalah meruntuhkan semangat, sedangkan merasa diri banyak kelemahan adalah sikap yang waspada, hati-hati dalam bertindak. Merupakan kecerdasan bagi orang berilmu

Jangan berandai-andai dalam hidup kenyataan, karena melamun sering tak seindah harapan. Dan jangan terburu-buru apa yang anda cita-citakan, dan jangan memperlihatkan kebanggaan diri di hadapan orang. Karena setiap orang mempunyai jatah waktu sendiri-sendiri.

Manusia bisa berubah kapan saja, Tuhan mempunyai kehendak yang tidak bisa di tebak oleh hambanya, tugas sebagai hamba yang taat adalah selalu berusaha dan ikhtiyar.

Adapun jika keputusan dan dan yang menentukan tuhan semesta alam, jika engkau ridlo dengan pemberiannya, maka engkau termasuk orang penyabar dan orang Qona'ah dalam hidup, dan engkau akan merasakan nikmatnya hidup menderita saat deket dengan tuhan,

Jika hatimu ada kesucian hati, keta’atan, dan takut pada tuhanmu, maka seluruh binatang yang ada di muka bumi baik darat maupun lautan akan menjadi sahabatmu, dan bahkan akan mendoakanmu.

Ibarat Emas murni, meskipun di bakar dengan api, tetep emas juga, tidak berubah menjadi besi tembaga.
Jika Allah mencintaimu, maka engkau akan di uji setiap waktu,

Ujianmu tidak akan di berikan orang lain
Ujian orang lain juga tidak akan di berikan kepadamu
Rizqimu tidak akan di berikan orang lain
Rizqi Orang lain juga tidak akan di berikan kepadamu

--------------------------------------
Jogjakarta / Ahad / 15 / November / 2015
----------(Pujonggo Ndesoo)------------

0 Response to "MUHASABAH UNTUK MEMBENTENGI DIRI"

Post a Comment